Minggu, 23 Februari 2014

Teruslah Belajar

Ketika masih kecil,kita menjalani masa kanak-kanak seperti spons yg menyerap semua informasi dan mempelajari semua keterampilan.Kita membuat kekacauan dan percobaan. Kita tidak dikejutkan atau dikecutkan oleh percobaan dan kesalahan.
Ketika usia lanjut,proses pembelajaran mulai melambat,dan pada beberapa kasus ,kelambatan ini berlangsung sedemikian rupa sehingga menjadi terhenti. Kita membentuk pendapat yg kokoh,memaksimalkan keterampilan tertentu,dan menentukan batas yg kaku dan pendek terhadap waktu dan minat kita. Kita melindungi diri dari kemungkinan disakiti dan melindungi sudut pandang kita. Dalam prosesnya ,kita kehilangan rasa ingin tahu tentang diri sendiri,pasangan kita,dan mungkin hidup kita, dan kita telah menutup diri untuk mempelajari hal-hal baru.
Dalam hal menjalani hidup ,kemampuan kita untuk berfikir seperti seorang murid memiliki peran yg sangat penting. Hidup adalah sebuah proses pembelajaran yg berkelanjutan. Kemauan kita untuk menjadi murid kehidupan bisa menghindarkan kita dari menganggap diri terlalu serius. Bgaimanapun ,kita tidak selalu benar. Masih ada banyak hal yg bisa dipelajari. Terimalah kemungkinan 50:50 bahwa pasangan kita bisa mengajarkan sesuatu kepada kita.
Sebagai seorang murid ,kita harus menjaga perspektif dan terus mencoba ketika belum berhasil. Dimasa dewasa,banyak dari kita yg mengalami kekecewaaan takut ketika mempelajari sesuatu yg baru dan tidak segera bisa menguasainya. Seringkali kita menyerah . Jika kita menempatkan diri sebagai murid,kita mengenali bahwa bisa diperlukan waktu bertahun-tahun untuk belajar,memajukan ,dan menjadi "pakar" dalam suatu hal. Kegembiraan terletak di dalam perjalanan menuju ke sana bahwa walaupun kita tidak pernah benar-benar tiba disana.
Menjadi murid memungkinkan kita mempelajari pelajaran hidup. Frustasi bisa mengajarkan kita kesabaran,perselisihan bisa menjadi petunjuk ke arah kasih sayang dan pengertian,dan kekecewaan bisa membawa kita menuju kebijaksanaan dan sudut pandang yg lebih besar. Ini adalah tanggapan yg proaktif,optimis,terhadap pasang surut kehidupan yg dialami oleh setiap orang.
Biarkan diri anda menjadi seorang anak lagi. Ini menandakan kembalinya pandangan yg dinamis terhadap hidup. yg sangat menyukai ide-ide,keterampilan,pertanyaan,dan kemungkinan baru. Ini berarti terus maju di hadapan kurva-kurva pembelajaran dan tidak takut untuk sekali-sekali menemui kesulitan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar